4 Kesalahan yang Harus Dihindari Bagi Investor Pemula di Pasar Modal

Sama halnya dengan jenis investasi konvensional (riil) lainya, sebut saja investasi tanah atau rumah, pada tahap pemula mungkin kita akan melakukan kesalahan dalam menjalankannya. Meskipun kesalahan-kesalahan tersebut bisa kita perbaiki menjadi lebih baik pada masa berikutnya, namun sebenarnya kesalahan tersebut bisa diminimalisir jika kita mengetahui cara kerjanya dengan baik.

Begitu juga dengan investasi sistem treding, pada tahap awal atau pemula mungkin kita akan mengalami kegagalan akibat dari kesalahan yang kita lakukan dalam menjalankannya. Hal ini pun masih wajar, namun seiring bertambahnya pengalaman di dunia treding, kita jangan sampai mengalami kegagalan secara terus-menerus agar treding kita jalankan bisa mendatangkan income yang lebih besar. Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh treding pemula, di antaranya:

  1. Pilihan Jangka Pendek

Layaknya investasi tanah atau rumah, hampir semua pelakunya berharap modal dan keuntungan dari investasinya segera kembali dalam waktu yang singkat. Tanpa memikirkan panjang bahwa semakin lama harga tanah yang diinvestasikan tersebut kian naik harganya. Padahal harga yang kian naik tersebut akan menjadi peluag bagi investor untuk mendapatkan untung yang lebih tinggi. Dalam treding ada istilah take profit, ketika trader sedang berada pada posisi naik secara perlahan, namun muncul rasa cemas akan terjadinya rebound (berbalik arah), maka ketika itu langsung close untuk segera mengambil profit, padahal posisinya tetap sedang naik perlahan. Kesalahan ini akan mendatangkan penyesalan seketika, karena terlalu cepat melepasnya pada posisi yang sedang naik. Jika kita sabar menanti akhir dari pergerakan treding tersebut bisa jadi keuntungan yang besar bisa trader dapatkan.

  1. Spekulasi

Bagi para trader pemula, kadang-kadang sering melakukan kesalahan yang cukup fatal, akibat kurangnya pertimbangan dalam menentukan posisi treding yang tepat dengan berspekulasi yang teralu tinggi. Dengan bertindak gegabah di awal memulai, pada waktu selanjutnya akan langsung berdampak trauma dalam hal dunia treding.

  1. Berhenti Belajar

Dalam proses treding, trader dituntut untuk selalu belajar teknik dan strategi analisis yang tepat dan aman dalam treding. Perkembangan dunia digital akan menyumbang perubahan dalam bertreding yang tepat serta aman dalam menginveskan dana di pasar modal. Jika seorang trader tidak mau belajar, maka sistem yang dijalankannya dalam treding tidak bekerja optimal.

  1. Cepat Puas

Sifat manusia yang produktif akan selalu berupaya untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil yang akan diperolehnya dari pengorbanan dan usaha kerasnya. Trader pun demikian, jika ia gampang merasa puas, dan berhenti di tempat dalam dunia treding, maka ia mengalami ketertingalan dan melewatkan banyak peluang yang seharusnya bisa diraih.

Demikianlah beberapa hal yang sering dialami atau bahkan ada yang sedang berkutat pada seputar masalah di atas, maka hindarilah kesalahan-kesalahan tersebut agar kita tidak mengalami kerugian investasi dalam treding. Jika Anda saat ini baru saja memutuskan untuk menjadi trader yang sukses dalam berinvestasi dana, maka segera klik https://www.tpf.co.id/ untuk memulainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *