Macam-Macam Biaya Trading Forex

Pasar Forex menyimpan peluang keuntungan yang sangat besar, apalagi dengan tersedianya berbagai fasilitas untuk memudahkan siapa saja ikut bertrading. Akan tetapi, hal itu tidaklah gratis. Agar broker bisa menyediakan fasilitas trading online dan menghubungkan trader dengan pasar, perusahaan broker tentu menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Karenanya, ada beberapa jenis biaya trading forex yang harus dibayar oleh trader kepada broker demi kelancaran sistem ini.

Macam-Macam Biaya Trading Forex
Pada dasarnya, pengeluaran yang menjadi “beban biaya operasional” trader, alias biaya trading forex, ada tiga jenis:

1. Komisi Trading.
Komisi merupakan nominal dolar tertentu yang dibebankan per lot (ukuran volume trading) yang ditradingkan. Oleh broker, komisi akan langsung dipotong dari balance akun trader secara otomatis. Biasanya, jumlahnya tetap.
2. Spread.
Berbeda dengan komisi, trader takkan terlalu merasa terkena spread, karena spread adalah selisih antara kurs jual dan kurs beli mata uang yang diperdagangkan. Biasanya, besaran spread berubah-ubah sesuai kondisi pasar. Dalam kondisi pasar yang tenang, spread cenderung menipis, sedangkan bila terjadi gejolak mendadak maka bisa melebar.
3. Swap.
Swap merupakan bunga yang dikenakan pada posisi trading yang terbuka hingga lewat tengah malam waktu server. Adanya swap ini sesuai dengan aturan rollover/overnight interest rate yang lazim di pasar interbank. Jika seorang trader hanya melakukan day trading saja (buka-tutup posisi dalam hari yang sama) maka takkan terkena swap.

Ketiga aspek biaya trading forex itu hampir pasti ada di semua broker forex, karena dananya akan dipakai pula oleh broker untuk membayar pihak lain yang menjadi mitra kerjanya dalam menyediakan fasilitas trading, selain juga sebagai sumber keuntungan usaha. Namun, broker juga bisa mengenakan potongan lain seperti fee atas deposit dan withdrawal. Hanya saja, fee sampingan seperti ini sering digratiskan oleh broker.

Cara Trading Dengan Biaya Terendah
Kunci untuk trading dengan biaya terendah adalah mencari broker dengan komisi trading terendah dan spread paling kecil. Bisa juga Anda mencari broker bebas swap (Non Swap/Free Swap), tetapi karena ini adalah pengeluaran juga di pihak broker, maka biasanya tetap ada charge pengganti, meski tidak dalam bentuk persentase bunga tertentu.

Pertanyaannya, broker mana yang menyediakan fasilitas dengan biaya trading forex terendah? Periksa saja spesifikasi kontrak di masing-masing broker. Atau bila broker yang Anda lirik tak mencantumkannya di situs, maka tanyakanlah pada Customer Service, berapa tepatnya nominal komisi trading per lot serta berapa kisaran spread yang diberlakukannya. Setelah itu, lakukan perbandingan dengan biaya trading forex yang diberlakukan broker lainnya.

Salah satu penyedia layanan dengan biaya trading forex terendah di kawasan Indonesia adalah Trijaya Pratama Futures (TPF). Broker ini merupakan anak perusahaan grup besar, sehingga sumber likuiditasnya besar dan membuatnya mampu memberikan harga dan spread kompetitif bagi trader yang menjadi nasabahnya. Komisi yang ditetapkan oleh Trijaya Pratama Futures juga terendah di Indonesia, sehingga tentu akan lebih menguntungkan bagi trader karena potongan atas modal pun lebih rendah, sementara peluang profit dari forex tetap tinggi dengan disediakannya software MT4 dan Autochartist gratis.

Baca Juga :
Berita Broker Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *