Bermain Forex

Memahami Arti Margin Dalam Bermain Forex

Margin dalam dunia trading forex adalah istilah yang sudah biasa digunakan dalam trading forex dengan menggunakan modal dari sumber pinjaman. Cara tersebut akan menjadi sangat menarik jika terdapat pemahaman penting bahwa investasi forex memang bisa dijalankan dengan langsung menggunakan uang riil, dimana dana tersebut nominalnya lebih rendah dari pada ukuran nilai transaksinya.

Tidak hanya itu, trader bisa juga membuka posisi (open position) yang jauh lebih besar dengan menggunakan modal yang lebih rendah. Agar lebih jelasnya menganai hal tersebut, uraian ini akan mencoba untuk menjabarkan tentang memahami arti margin dan teknis analisa dalam bermain forex.

Berdasarkan pemahaman di atas, bila adanya margin, maka setiap trader dapat melakukan berbagai transaksi akan relatif lebih besar, setelah proses eksekusi yang berjalan sangat cepat dan akan tergolong lebih murah. Margin dalam trading forex di pasar modal dapat diukur melalui satuan nilai.

Makna “satuan” selalu merujuk pada jumlah setiap transaksi, misalnya: $100,000 di mana dalam sistem trading forex, maka margin dapat ditransaksikan melalui membuka pada posisi setidaknya 0.5% dari nominal awalnya atau sekitar $500.

Ketika Anda mempercayai bahwa sinyal di pasar modal menunjukkan GBP akan mengalami penguatan terhadap Dolar AS. Maka Anda membuka 1 lot untuk membeli Pound dengan posisi margin 1% saat harga 1.49889 dan Anda akan menunggu nilai tukar naik. Ternyata beberapa saat kemudian, prediksi Anda menjadi benar dan Anda memutuskan untuk segera menutup posisi Anda tersebut (jual GBP).

Jika Anda menutup posisi (close position) saat harga menguat menjadi 1.5050 dan Anda akan mendapatkan 61 pips atau kira-kita $405. Artinya, saat investasi modal awal sebesar $1,000, Anda telah mendapatkan lebih dari 40% keuntungan.

Saat Anda memutuskan untuk menutup posisi, maka jumlah deposit yang ada sekarang akan berubah sesuai pada perhitungan tingkat keuntungan maupun kerugian. Nominal keuntungan maupun kerugian tersebut kemudian akan dikreditkan kepada akun Anda. Pada setiap posisi yang Anda gunakan tentunya tidak selalu berakhir dengan profit. Untuk mendapatkannya, ada beberapa langkah yang bisa Anda gunakan sebelum menentukan entry.

Analisis Teknis

Hanya ada dua strategi dasar dalam berinvestasi di forex trading, yaitu analisis teknikal dan fundamental. Setiap investor yang masih berukuran kecil serta menengah dalam pasar keuangan menggunakan analisis teknikal. Teknik tersebut berasal dari sebuah asumsi bahwa setiap informasi tentang pasar modal serta fluktuasi mata uang tertentu yang dapat ditemukan dalam sebuah rangkaian harga pada chart.

Maksudnya : setiap faktor yang berpengaruh terhadap pergerakan harga selalu akan dipertimbangkan dalam pergerakan pasar karena demikian adalah tercermin dalam harga. Sebenarnya terdapat 3 bahan pertimbangan yang akan mendasari atas analisis investor, yaitu:

  1. Pergerakan pasar akan mempertimbangkan semua faktor,
  2. Pergerakan harga selalu langsung terkait dengan peristiwa saat ini,
  3. dan sejarah akan selalu berulang.

Para trader yang cenderung menggunakan analisis teknikal akan melihat pada posisi harga yang tertinggi atau terendah dari nilai suatu mata uang, pada harga pembukaan serta saat penutupan, termasuk volume transaksi.

Investor pada jenis ini tidak akan mencoba untuk mengakali pasar forex, atau bahkan akan memprediksi trend utama pada jangka panjang, tetapi hanya akan melihat apa yang terjadi pada suatu mata uang tertentu pada masa lalu, dan juga memprediksikan bahwa fluktuasi selanjutnya yang akan mampu mencerminkan pergerakan harga-harga yang sebelumnya.

Analisa Fundamental

Analisis fundamental merupakan salah-satu analisis tentang situasi pada saat ini di sebuah negara di mana di sana ada mata uang yang diperjual-belikan, jika dilihat dari cara pandang ilmu ekonomi serta pendekatan lain yang masih berkaitan.

Pada basis ekonomi, kondisi suatu negara dapat bisa dilihat dari beberapa pengukuran kuantitatif, misalnya tingkat suku bunga bank sentral, jumlah adanya pengangguran nasional, kebijakan pajak, serta tingkat inflasi. Tiap investor juga bisa mengantisipasi semua kejadian yang tidak baik, misalnya kerusuhan pergolakan politik serta transisi, yang juga ikut berefek pada pasar.

Ketika akan melakukan kajian analisis, hal terpenting yang perlu untuk diingat bahwa setiap investor juga harus memiliki pedoman antisipasi terhadap pelaku pasar. Karena, sama seperti dalam perdagangan pasar saham, nilai sebuah mata uang juga sebagian besar didasarkan pada asumsi dan antisipasi oleh pihak-pihak yang sedang bertransaksi di dalamnya, bukan hanya pada realita dari kondisi suatu negara.

Demikianlah uraian singkat tentang memahami arti margin dan teknis analisa dalam bermain forex, semoga kita dapat memehami lebih dalam tentang istilah-istilah maupun teknis analisa yang sering digunakan oleh para trader-trader profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *